Pamekasan, 4 September 2026 – SMA Maarif 1 Pamekasan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh peserta didik agar mampu memahami dan mengamalkan ajaran serta keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Kepala SMA Maarif 1 Pamekasan, Ainul Gurri, dalam pesannya menyampaikan bahwa esensi peringatan Maulid Nabi bukan sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana keteladanan beliau dapat dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam hal akhlak, kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama.
“Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di keluarga maupun di tengah masyarakat,” pesan Kepala Sekolah.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, menghormati guru dan orang tua, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
“Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah, maka kecintaan itu harus terlihat dari perilaku kita. Mari kita menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, mandiri, kreatif dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Tausiyah Maulid Disampaikan Ustadz Kholidi, S.P.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Kholidi, S.P. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk memahami kembali perjalanan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW serta menjadikan Rasulullah sebagai figur utama dalam membangun karakter generasi muda.
Ustadz Kholidi menekankan pentingnya membangun karakter melalui pembiasaan akhlak yang baik. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang tinggi akan menjadi lebih sempurna apabila diiringi dengan akhlak dan adab yang baik.
Peserta didik juga diajak untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui membaca shalawat, mempelajari sejarah kehidupan beliau, serta mencontoh sikap Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Maarif 1 Pamekasan diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius peserta didik sekaligus membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai akhlak, toleransi, kepedulian, dan keteladanan.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Maarif 1 Pamekasan terus berkomitmen membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, kreatif, dan berprestasi, dengan menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.
